google-site-verification: google816e7bccce52de2f.html

Tata Cara Aqiqah Menurut Islam

Dalam mencari jasa aqiqah Depok janganlah terburu-buru serta sembarangan. Ayah Bunda haruslah mencari informasi lebih lanjut agar tidak kecewa pada saat pelaksanaan aqiqah berlangsung.

Tidak hanya mencari informasi mengenai jasa aqiqah, namun Ayah Bunda juga harus mencari informasi yang mendetail mengenai tata cara aqiqah yang baik dan benar.

Sebab, proses aqiqah adalah momen sekali seumur hidup bagi si jabang bayi. Untuk itulah, segalanya harus sempurna dan sesuai dengan syariat Islam.

Pengertian Aqiqah

Tentu saja, kelahiran seorang bayi ke dunia ini merupakan sebuah anugerah bagi Ayah Bunda dari Allah SWT.

Ayah Bunda tentunya tidak akan berhenti bersyukur karena telah diberikan rezeki yang berupa seorang anak.

Untuk mengungkapkan rasa syukur serta terimakasih tersebut, Ayah Bunda dapat melaksanakan aqiqah untuk si buah hati.

Aqiqah, menurut Islam, adalah suatu ibadah yang dilakukan dengan cara menyembelih hewan ternak yang kemudian dibagikan kepada sanak saudara serta tetangga.

Aqiqah, dalam bahasa arab, berarti memotong. Sedangkan menurut istilah, aqiqah adalah sebuah proses penyembelihan hewan pada hari ke-7 sejak si bayi lahir.

Penyembelihan hewan inilah yang kemudian menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas lahirnya bayi yang sehat.

Ada tiga jenis hewan yang dapat Ayah Bunda gunakan untuk aqiqah, yaitu kambing, biri-biri, serta domba.

Tidak hanya pada hari ke-7, namun ibadah aqiqah juga dapat dilaksanakan pada hari ke-14 atau hari ke-21 sejak si bayi lahir.

Jumlah hewan yang harus disembelih untuk aqiqah anak laki-laki adalah sebanyak 2 ekor dan 1 ekor untuk aqiqah anak perempuan.

Tata Cara Aqiqah

Sebelum Ayah Bunda mencari jasa aqiqah Depok, ada baiknya Ayah Bunda mengetahui tata cara aqiqah yang baik dan benar menurut syariat Islam.

1. Waktu Pelaksanaan Aqiqah

Para ulama sepakat bahwa waktu pelaksanaan aqiqah yang tepat adalah hari ke-7 sejak awal kelahirannya, dan dapat juga dilaksanakan pada hari ke-14 atau ke-21 jika Ayah Bunda berhalangan.

Namun, lebih cepat lebih baik yaitu dihari ketujuh, agar amalan Ayah Bunda dapat segera diterima oleh Allah SWT.

Dan perlu Ayah Bunda garisbawahi bahwa ibadah aqiqah ini tidak diwajibkan bagi yang memiliki kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan.

Bagi mereka yang kondisi ekonominya tidak memungkinkan untuk membeli kambing, maka kewajiban ibadah aqiqah ini dilepaskan. Hal tersebut tidak akan membuat mereka menjadi dosa.

Namun, jika Ayah Bunda tetap ingin berusaha mengaqiqahkan buah hati, jasa aqiqah Depok memiliki program tabungan aqiqah yang bisa menjadi solusinya.

2. Syarat Hewan Aqiqah.

Hewan yang patut Ayah Bunda pilih untuk aqiqah adalah hewan yang memiliki syarat yang sama seperti hewan kurban.

Sangat dianjurkan bagi Ayah Bunda untuk memilih hewan yang putih dan sehat serta memiliki umur minimal setengah tahun.

3. Pembagian Daging Aqiqah.

Ayah Bunda perlu tahu bahwa pembagian daging aqiqah berbeda dengan pembagian daging hewan kurban.

Ayah Bunda haruslah membagi daging aqiqah dengan kondisi sudah dimasak untuk para kerabat serta tetangga.

4. Penamaan dan Pencukuran Rambut Bayi.

Ayah Bunda disunahkan untuk mencukur rambut si jabang bayi dan memberikan nama yang baik kepada si bayi yang baru lahir agar kelak memiliki akhlak dan iman yang baik.

Pencukuran rambut pun sebaiknya dilakukan pada hari ke-7 setelah si bayi lahir dan dilakukan secara merata.

Demikian jasa aqiqah Depok menyampaikan informasi terkait tata cara aqiqah menurut Islam, semoga dapat bermanfaat dan menjadi tambahan khazanah untuk kita semua, aamiin.